Tulisan pertama bercerita tentang itik serati yg sedang mengeram 17 butir telur kemarin. tertanda ditanggal 10 agustus kemarin induk mulai mengeram. induk satu ini kurang bisa anteng saat mengerami telurnya. sering turun untuk makan, minum, dan mandi. sehari mungkin bisa 5 kali turun dari petarangan. peluang untuk gagal menetas juga besar, jadi sebagian telur saya ambil dan saya tetaskan sendiri.
ada 8 telur yg saya coba tetaskan sendiri. itupun saya juga ragu akan menetas atau tidak. soalnya desa saya tercinta ini lagi gencar2nya melakukan pemadaman listrik. (thats my another problem now) walaupun bisa pakai lilin sebagai pengganti panas ttp aja suhu jadi tidak stabil.
so bakal berhasil atau tidak? lets waiting for the next episode...
see yoooo....!!
